At – Tibyan (08. Adab Berinteraksi Dengan Al-Qur’an – 88. Adab Bersama Al-Quran)


أدب الناس معه

[فصل] يكره أن يقول نسيت آية كذا بل يقول أنسيتها أو أسقطتها

فقد ثبت في الصحيحين عن عبد الله بن مسعود رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم

Masalah ke-88: Adab Bersama Al-Quran

Makruh hukumnya bagi seseorang yang mengatakan, “aku lupa ayat ini”. Namun hendaknya dia katakan, “Aku dilupakan terhadapnya atau aku menggugurkannya.” Hal ini sebagaimana riwayat yang terdapat di dalam Shahihain dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallohu ‘anhu, katanya: Rasulullah Shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لا يقول أحدكم نسيت آية كذا وكذا بل هو شئ نسي

Artinya: “Janganlah seseorang dari kamu berkata: ‘Aku lupa ayat begini dan begini.’ Tetapi ia adalah sesuatu yang dilupakan.”

 

وفي رواية في الصحيحين أيضا

Menurut suatu riwayat dalam Shahihain juga:

 

بئسما لأحدكم أن يقول نسيت آية كيت وكيت بل هو نسي

Artinya: “Sungguh buruk seseorang dari kamu yang mengatakan ‘aku lupa ayat begini dan begini’, akan tetapi itu adalah sesuatu yang dilupakan.”

 

وثبت في الصحيحين أيضا عن عائشة رضي الله عنها

Diriwayatkan dalam Shahihain juga dari Aisyah radhiyallohu ‘anha:

 

أن النبي صلى الله علية وسلم: سمع رجلا يقرأ فقال رحمه الله لقد ذكرني آية كنت أسقطتها

“Bahwa Nabi Shallallohu ‘alaihi wa sallam mendengar seorang laki-laki membaca, kemudian beliau berkata: ‘Mudah-Mudahan Allah merahmati si fulan, dia telah mengingatkan aku kepada sesuatu ayat yang aku telah menggugurkannya.”

 

وفي رواية في الصحيح كنت أنسيتها

Dalam suatu riwayat di dalam kitab Ash-Shahih: “Aku dibuat lupa terhadapnya.”

 

وأما ما رواه ابن أبي داود عن أبي عبد الرحمن السلمي التابعي الجليل أنه قال لا تقل أسقطت آية كذا قل أغفلت

Sementara yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Dawud dari Abu Abdirrahman As-Sulami seorang tabi’in yang mulia, katanya: “Janganlah engkau katakan: ‘Aku telah menggugurkan ayat begini’ tetapi katakanlah: ‘Aku telah dibuat lalai’.”

 

فهو خلاف ما ثبت في الحديث الصحيح فالاعتماد على الحديث وهو جواز أسقطت وعدم الكراهة فيه

Maka hal itu bertentangan dengan yang diriwayatkan dalam hadits yang sahih. Justru, yang dijadikan pegangan adalah hadits yang memperbolehkan mengatakan: “Aku telah menggugurkan” dan hal ini tidaklah tercela.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Muslim Blogs - Blog Catalog Blog Directory

Kalender

Maret 2017
M S S R K J S
« Feb   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
%d blogger menyukai ini: