At – Tibyan (07. Adab Dan Etika Membaca Al-Qur’an – 66. Ketika Membaca Sajdah dalam Surah Shaad)


[فصل] إذا قرأ سجدة ص فمن قال إنها من عزائم السجود قال يسجد سواء قرأها في الصلاة أو خارجها كسائر السجدات وأما الشافعي وغيره ممن قال ليست من العزائم فقالوا إذا قرأها خارج الصلاة استحب له السجود لأن النبي صلى الله عليه وسلم: سجد فيها كما قدمناه

 

Masalah ke-66:  Ketika Membaca Sajdah dalam Surah Shaad

Orang yang berpendapat bahwa sajdah tersebut hukumnya sangat ditekankan, maka mereka menyatakan: hendaknya sujud, baik ketika dia membacanya di dalam shalat atau di luarnya sebagaimana sajdah-sajdah lainnya. Adapun Asy-Syafi’i dan lainnya berpendapat bahwa sajdah tersebut tidak termasuk yang sangat ditekankan untuk Sujud Tilawah, maka mereka menyatakan: apabila membacanya di luar shalat, hendaknya sujud karena Nabi Shallallohu ‘alaihi wa sallam sujud pada tempat tersebut sebagaimana telah Kami kemukakan.

وان قرأها في الصلاة لم يسجد فان سجد وهو جاهل أو ناس لم تبطل صلاته ولكن يسجد للسهو وان كان عالما فالصحيح أنه تبطل صلاته لأنه زاد في الصلاة ما ليس منها فبطلت كما لو سجد للشكر فانها تبطل صلاته بلا خلاف

Adapaun jika membacanya di dalam shalat, dia tidak sujud. Jika dia tetap sujud karena tidak tahu atau lupa, shalatnya tidak menjadi batal, tetapi dia lakukan sujud Sahwi jika dia tahu hukumnya. Pendapat yang shahih adalah batal shalatnya karena dia menambahkan di dalam shalat sesuatu yang bukan termasuk dari shalat, maka batallah shalatnya. Sebagaimana jika dia lakukan sujud 6syukur, maka sujud itu membatalkan shalatnya tanpa ada perselisihan.

 

والثاني لا تبطل لأن له تعلقا بالصلاة ولو سجد إمامه في ص لكونه يعتقدها من العزائم والمأموم لا يعتقد فلا يتابعه بل يفارقه أو ينتظره قائما وإذا انتظره هل يسجد للسهو فيه وجهان أظهرهما أنه لا يسجد

Pendapat kedua menyatakan tidak batal karena berkaitan dengan shalat. Sekiranya imam sujud pada sajdah dalam surah Shaad karena dia meyakininya termasuk sajdah yang ditekankan untuk sujud sedang makmum tidak menyakininya, maka dia tidak mengikuti imam, tetapi memsisahkan diri darinya atau menunggunya sambil berdiri. Jika memilih menunggu, apakah makmum itu melakukan sujud Sahwi? Berkenaan dengan perkara tersebut ada dua pendapat. Pendapat yang lebih tepat adalah tidak sujud.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Muslim Blogs - Blog Catalog Blog Directory

Kalender

Februari 2017
M S S R K J S
« Jan   Mar »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728  
%d blogger menyukai ini: