HUKUM MEMBACA AL-QUR’AN BERSAMA-SAMA


Oleh
Abu Anas Ali bin Husain Abu Luz
sumber http://www.almanhaj.or.id

Membaca Al-Qur’an merupakan ibadah dan merupakan salah satu sarana yang
paling utama untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Pada dasarnya membaca Al-Qur’an haruslah dengan tatacara sebagaimana
Rasullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mencontohkannya bersama para shahabat
beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tidak ada satupun riwayat dari beliau
dan para shabatnya bahwa mereka membacanya dengan cara bersama-sama dengan
satu suara. Akan tetapi mereka membacanya sendiri-sendiri atau salah seorang
membaca dan orang lain yang hadir mendengarkannya.

Telah diriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Artinya : Hendaklah kalian berpegang teguh pada sunahku dan sunnah para
Al-Khulafa’ur Rasyidun setelahku” [1]

Sabda beliau lainnya.

“Artinya : Barangsiapa mengada-adakan dalam perkara kami ini (perkara agama)
yang tidak berasal darinya, maka dia itu tertolak” [2]

Dalam riwayat lain disebutkan.

“Artinya : Barangsiapa melaksanakan suatu amalan yang tidak ada perintah
kami maka amalan tersebut tertolak” [3]

Diriwayatkan pula dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau
memerintahkan kepada Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu untuk membacakan
kepadanya Al-Qur’an. Ia berkata kepada beliau. “Wahai Rasulullah, apakah aku
akan membacakan Al-Qur’an di hadapanmu sedangkan Al-Qur’an ini diturunkan
kepadamu?” Beliau menjawab : “Saya senang mendengarkannya dari orang lain”
[4]

BERKUMPUL DI MASJID ATAU DI RUMAH UNTUK MEMBACA AL-QUR’AN BERSAMA-SAMA.

Jika yang dimaksud adalah bahwasanya mereka membacanya dengan satu suara
dengan ‘waqaf’ dan berhenti yang sama, maka ini tidak disyariatkan. Paling
tidak hukumnya makruh, karena tidak ada riwayat dari Rasulullah Shallallahu
‘alaihi wa sallam maupun para shahabat beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Namun apabila bertujuan untuk kegiatan belajar dan mengajar, maka saya
berharap hal tersebut tidak apa-apa.

Adapun apabila yang dimaksudkan adalah mereka berkumpul untuk membaca
Al-Qur’an dengan tujuan untuk menghafalnya, atau mempelajarinya, dan salah
seorang membaca dan yang lainnya mendengarkannya, atau mereka masing-masing
membaca sendiri-sendiri dengan tidak menyamai suara orang lain, maka ini
disyari’atkan, berdasarkan riwayat dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
bahwasanya beliau bersabda.

“Artinya : Apabila suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah (masjid)
sambil membaca Al-Qur’an dan saling bertadarus bersama-sama, niscaya akan
turun ketenangan atas mereka, rahmat Allah akan meliputi mereka, para
malaikat akan melindungi mereka dan Allah menyebut mereka kepada
makhluk-makhluk yang ada di sisi-Nya” [Hadits Riwayat Muslim] [5]

MEMBAGI BACAAN AL-QUR’AN UNTUK ORANG-ORANG YANG HADIR

Membagi juz-juz Al-Qur’an untuk orang-orang yang hadir dalam perkumpulan,
agar masing-masing membacanya sendiri-sendiri satu hizb atau beberapa hizb
dari Al-Qur’an, tidaklah dianggap secara otomatis sebagai mengkhatamkan
Al-Qur’an bagi masing-masing yang membacanya. Adapun tujuan mereka dalam
membaca Al-Qur’an untuk mendapatkan berkahnya saja, tidaklah cukup. Sebab
Al-Qur’an itu dibaca hendaknya dengan tujuan ibadah mendekatkan diri kepada
Allah dan untuk menghafalnya, memikirkan dan mempelajari hukum-hukumnya,
mengambil pelajaran darinya, untuk mendapatkan pahala dari membacanya,
melatih lisan dalam membacanya dan berbagai macam faedah-faedah lainnya
[Lihat Fatwa Lajnah Da’imah no. 3861]
[Disalin dari kitab Bida’u An-Naasi Fii Al-Qur’an, Edisi Indonesia
Penyimpangan Terhadap Al-Qur’an Penulis Abu Anas Ali bin Husain Abu Luz,
Penerjemah Ahmad Amin Sjihab, Penerbit Darul Haq]
__________
Foote Notes
[1]. Diriwayatkan oleh Abu Daud no 407 dalam kitab Sunnah, bab Fii Luzuumis
Sunnah ; Ibnu Majah no 42 dalam Al-Muqaddimah, bab Ittiba’ul Khulafa’ir
Rasyidinal Mahdiyyin, dari hadits Al-Irbadh Radhiyallahu anhu. Diriwayatkan
oleh At-Tirmidzi no. 2676 dalam Al-Ilmu bab ‘Maa Jaa’al Fil Akhdzi bis
Sunnati Wajtinabil Bida’, ia mengatakan : ‘Hadits ini hasan shahih.
Al-Arna’uth berkata : ‘Sanadnya hasan. Lihat Syarhus Sunnah, 1/205 hadits
no.102.
[2]. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari no, 2697 dalam Al-Shulh bab ‘Idza
Isththalahu ‘ala Shulhin Juur Fash Shulh Mardud’ dan Muslim no 1718 dalam
kitab Al-Uqdhiyah bab ‘Naqdhul Ahkamil Bathilan wa Raddu Muhdatsatil Umur’
dari hadits Aisyah Radhiyallahu ‘anha
[3]. Diriwayatkan oleh Muslim no. 1718 jilid 18, dalam kitab Al-Uqdhiyah bab
Maqdhul Ahkamil Bathilan wa Raddu Muhdatsatil Umu’ dari hadits Aisyah
Radhiyallahu ‘anha
[4]. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari no. 5050, dalam Fadhailul Qur’an, bab
‘Barangsiapa mendengarkan Al-Qur’an dari orang selainnya’ dari hadits
Abdullah bin Mas’ud, ia berkata, ‘Rasulullah berkata kepada saya, bacakan
Al-Qur’an untukku. Saya berkata, Wahai Rasulullah, apakah saya akan
membacakannya sedangkan Al-Qur’an ini diturunkan kepadamu.? Beliau menjawab,
‘Ya’ Maka sayapun membacakan surat An-Nisa hingga pada ayat : “Maka
bagaimanakah (halnya orang-orang kafir nanti), apabila kami mendatangkan
seorang saksi (rasul) dari tiap-tiap umat dan kami mendatangkan kamu
(Muhammad) sebagai saksi atas mereka itu (sebagai umatmu)”. [An-Nisa : 41].
Beliau berkata, “Cukup”. Saya menoleh kepada beliau, ternyata kedua matanya
sedang berlinang air mata.” [Lihat Fatwa Lajnah Da’imah no. 4394]
[5]. Bagian dari hadits yang diriwayatkan oleh Muslim no. 2699 dalam kitab
Dzikir dan Do’a, bab ‘Fadhlul Ijtima ‘Ala Tilawatil Qur’an wa ‘Aladz Dzikir
dari hadits Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu.[Lihat juga Fatawa Lajnah
Da’imah no. 3302]
http://www.almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=1958&bagian=0

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Muslim Blogs - Blog Catalog Blog Directory

Kalender

Juni 2010
M S S R K J S
    Jul »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
%d blogger menyukai ini: