TAFSIR AL-BAQARAH AYAT 284


Allah Ta’ala berfirman :

لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ وَإِنْ تُبْدُوا مَا فِي أَنْفُسِكُمْ أَوْ تُخْفُوهُ يُحَاسِبْكُمْ بِهِ اللَّهُ فَيَغْفِرُ لِمَنْ يَشَاءُ وَيُعَذِّبُ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Artinya : “Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikan, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni siapa yang dikehandaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu” [al-Baqarah : 284].

Penjelasan :

Allah Ta’ala mengabarkan bahwa seluruh yang ada di langit dan di bumi adalah milikNya, Dia yang menciptakan, memiliki dan mengaturNya. Oleh karenanya barangsiapa yang menampakkan atau menyembunyikan apa yang ada di dalam dirinya, baik berupa kebaikan ataupun keburukan, maka semua itu akan di-hisab oleh Allah Ta’ala. Kemudian setelah itu Allah akan mengampuni siapa saja yang Dia kehendaki dari kalangan orang-orang yang beriman dan bertakwa, dan Dia akan menyiksa siapa saja yang Dia kehendaki dari kalangan orang-orang yang berbuat syirik dan maksiat. BagiNya kesempurnaan pengaturan, karena semua adalah makhlukNya, milikNya dan hambaNya.[1]

Sungguh setelah itu Allah Ta’ala memuliakan kaum muslimin di mana Dia memaafkan apa saja yang terlintas di dalam hati selagi bisikan hati itu tidak diikuti dengan ucapan atau amal perbuatan, sebagaimana hal ini ada di dalam hadist[2] Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam.[3]

Imam Ibnu Katsir berkata :

Pada ayat tersebut Allah Ta’ala mengabarkan adanya tambahan atas ilmuNya, yaitu Dia meng-hisab hal itu. Oleh karena itu ketika ayat ini turun, para shahabat –semoga Allah meridhai mereka semua- merasa berat dan merasa khawatir darinya, yaitu dari hisab Allah Ta’ala atas perbuatan mereka, baik yang besar maupun yang kecil. Perasaan itu muncul dari besarnya keimanan dan keyakinan mereka.

Imam Ahmad berkata, ‘Affan menceritakan kepada kami : Abdurrahman bin Ibrahim menceritakan kepada kami, :Abu Abdirrahman –yaitu al’Ala’- menceritakan kepadaku, dari bapaknya, dari Abu Hurairah, dia berkata : ketika turun kepada Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam ayat :

“Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikan, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni siapa yang dikehandaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu”

Maka yang demikian itu terasa berat oleh para shahabat Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam. Kemudian mereka mendatangi beliau dan berkata, “Wahai Rasulullah, kami telah dibebani dengan amalan yang kami mampu, seperti shalat, puasa, jihad dan sedekah. Dan sungguh telah turun kepada engkau ayat ini, namun kami tidak mampu mengembannya.” Maka Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apakah kalian hendak mengatakan apa yang dikatakan oleh dua ahlul kitab sebelum kalian : kami mendengar dan kami mendurhukainya? Akan tetapi ucapkanlah : kami mendengar dan kami mentaatinya. Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali! Ketika para shahabat mengiyakan dan lisan mereka menurutinya, maka Allah menurunkan ayat :

“Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan kami taat.” (Mereka berdoa): “Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali.” [al-Baqarah : 285].[4]

Maka di saat para shahabat sudah melakukan hal itu, Allah Ta’ala me-nasakh (menghapus) dan menurunkan ayat :

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.” [al-Baqarah : 286]


[1] Aisaru at-Tafasir

[2] Yaitu hadist yang diriwayatkan oleh al-Jama’ah dalam kutub as-Sittah dari jalur Qatadah, dari Zurarah bin Aufa dari Abu Hurairah, dia berkata, Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah mengampuni bagi umatku, yaitu apa yang dibisikkan oleh hatinya, selagi hal itu tidak diucapkan atau diamalkan [Bukhari (5269), Muslim (127), Abu Dawud (2209), Tirmidzi (1183), Nasa’i (6/156), Ibnu Majah (2040)].

[3] Tafsir al-Muyassar

[4] Tafsir al-Quran al-‘Adhim

About these ads

3 Komentar (+add yours?)

  1. hidayat
    Sep 04, 2011 @ 09:25:10

    tq ats surahx, , , !

    Balas

  2. Tyaseta Rabita Nugraeni Sardjono
    Apr 07, 2013 @ 09:19:38

    ini kenapa judulnya 284? sedangkan isinya 284-286, mohon maaf,
    izin mengutip untuk ayahku
    terimakasih

    Balas

  3. feri cah angon
    Jul 26, 2013 @ 16:13:12

    ksimpulanya kita harus bgaimana y,maf blum bisa mengkajinya masuk d hati,.

    Balas

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 37 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: